Dibalik
Kebahagian tersimpan Kesedihan yang dalam
Namaku loli . aku dulunya
berasal dari keluarga yang bisa dibilang miskin namun tak semiskin miskinnya .
ya cukup disingkat dengan kata “SEDERHANA” . saat hari demi hari , bulan demi
bulan dan tahun demi tahun berlalu . keluargaku pun mulai berkecukupan . hingga
kini umurku 17 th yang tengah kelas 2 SMA , dan kini aku juga telah mengenal
Cinta . aku mengenal Cinta dari seseorang yang begitu istimewa , yang menemani
ku sebagai teman dan beralih sebagai kakak dan kini sebagai teman hati . dia
yang slalu memberi semangat disetiap hari yang telah ku lalui dan begitupun
sebaliknya denganku . dia adalah Rio simanis kesayanganku .
Namun , saat
seluruh keluargaku mengetahui kedekatanku akan Rio . tingkahnya sih emang aneh
, mereka selalu diam seakan tak mengetahui padahal disaat aku tengah lengah ,
mereka slalu memperhatikan disetiap gerak gerikku . dan pada saat tertentu Oma
mendekatiku
*Di kamar …
“Kamu kenapa lol , kok cemberut gitu mukanya… berantem
ya sama temen kamu …” tanya oma dengan mengelus rambut panjangku yang terurai
“ ngga kok ma …” dengan nada yang lemas aku membalas
“ apa kamu sedang tidak sehat … (memegang dahi ku ) tapi
tidak demam , crita sama oma … siapa tau oma bisa ngasih solusi . jangan
dibiasaain ngatasin masalah sendiri lol,, kalo ada masalah cerita … jangan
hanya murung dikamar . iya kalo oma tau apa sebabnya kalo engga ya oma ikutan
sedih ngelihat kamu kaya’ gini” jelas oma menatapku
Aku hanya terdiam meratapi ponselku yang sedari tadi
sunyi . tiba tiba oma mengatakan sesuatu yang membuat hati ini seperti tergores
pisau .
“ chatt dari siapa lol , dari Rio ya …?” tanya oma
dengan liriknya kelayar ponselku
“ ngga ma … aku lagi main game” alihku
“ emm… lol , oma setuju kalo kamu dekat dengan siapa
saja … asal jangan sama Rio , paman kamu bilang Rio itu anaknya ngga baik . dia
slalu kluyuran kesana kemari bahkan jarang pulang kerumah . bahkan kemaren mama
kamu dan papa kamu ngerti kalo Rio chatt kamu yang katanya tengah bertanya udah
tidur apa belum kamu trus juga telp kamu lol namun saat ayah kamu ngangkat
malah dimatikan … oma ngga setuju lol… bahkan opa kamu juga lebih ngga setuju
dengan kedekatanmu itu .” “ lol (menggenggam tanganku) janji sama oma kalo kamu
ngga akan berhubungan lagi dengan Rio … ya lol…” pintanya
Aku hanya mengangguk namun dalam hati ini berkata lain .
Dilain sisi ,
saat rumah sedang sepi … aku berusaha menyempatkan waktu untuk menceritakan
semua tentang hubungan yang tak direstui ini . dan saat itu pula aku berjanji
kepada Rio , bila memang aku tetap dipertahankan karna saling cinta aku akan
ikut dengannya untuk memperjuangkan cinta kami . namun jika memang Rio memilih
lepas aku pun berjanji akan setia dengan nya sampai aku bertemu dengan jodohku
dikemudian hari .
“ ngga akan sayang , untuk apapun itu . aku ngga mau
mengakhiri ini hanya karna alasan itu . aku akan berjuang demi sayang dan
sayang harus berjuang demi aku … tetap jaga kepercayaan dan cintaku ini . aku
yakin tuhan slalu bersama dengan kita sayang , sayang … bagaimana pun caranya
kita harus memperjuangkan cinta kita berdua ” jelas Rio yang sangat yakin
“ iyah sayang , aku akan slalu setia pada janjiku
denganmu dilain hari lalu . tetap setia denganku ya . jangan berubah ketika
cinta kita tidak direstui oleh keluargaku” Sambungku
“ I Love You Loli……” lanjutnya
Hari demi hari
aku lalui , aku mulai berubah . kini aku semakin berhati hati dalam setiap
langkahku . karna banyak yang memperhatikan gerak gerikku . dan suatu ketika
ada acara dikompleks rumahku . saat aku hendak bersiap terdengar mama yang
tengah membentak bentakku diluar kamar . dan aku keluar dari kamar tuk
mengetahui lebih jelas lagi permasalahannya .
“ loli … kamu kan yang ngaduin mama ke oma , ayo jawab
(tunjuk mama kewajahku dengan jari telunjuknya)”
“ ngga ma…”
“ udah ngga usah bohong . mama denger tadi pembicaraan
oma kamu dengan tetangga sebelah . kamu ngga usah bohong lagi …” bentak mama
“ aku ngga pernah bilang apa apa ma…” lemasku dengan
mata yang mulai berkaca kaca
“ siapa yang ngajarin kamu bentak bentak orang tua ,,,
ha…? Siapa…? Lagian mama Cuma minjam sebentar , besok atau lusa mama kembalikan
. kamu itu … (mama hendak mengangkat tangannya untuk menamparku)”
“ apa ini ma, kenapa kamu mau nampar anak kamu sendiri
,, (tahan tangan mama , papa pun meminta ku masuk kekamar ) kamu itu kebiasaan
ya ma, slalu pakai emosi kalo ngadepin masalah . kalo ada masalah ngomong yang
baik baik … ini…(belum selesai papa bicara namun diputus oleh mama)”
“ anak mu itu yang mulai … tadi mama udah ngomong baik
baik , dianya malah balik bentak mama… apa pantas kelakuannya seperti itu .
anak itu udah dihasut sama omanya . sekalian saja pergi ikut omanya di bogor” ujarnya
dengan emosi yang membara
“mama itu bilang apa,, bisanya Cuma ngomong saja . nanti
kalo anak mama dengar dan pergi bener ntar mama cariin … bisa ngga nggausah
nunding keluarga lagi . senang banget kalo keluarga nya pecah belah” bentak
papa
“ papa malah belain dia bukanya mama, papa jangan sekali
kalinya ya manja’in dia” balasnya
Didalam kamar aku mendengar keributan mama dan papa ,
aku bingung harus apa , mataku mulai berkaca kaca dan aku ingin menangis namun
tak mampu . dalam hati tengah berkecambuk ingin sekali berteriak “ itu ngga
benar pa , mama bohong ke papa” namun aku tak mampu . dan ketika aku mendengar
mama berkata yang tidak sebenarnya terjadi aku pun mulai meneteskan air mata .
hati yang semakin perih dan kini menangis pun butuh tenaga .dan saat aku tengah
menyembunyikan deraian tangisku . tiba tiba papa datang ke kamarku .
“ loh lol,, kenapa kamu nangis …? (mengusap air mataku)
udah jangan nangis ,,, kenapa pake nangis segala …?”
Aku hanya menggelengkan kepalaku dan menyembunyikan
wajahku yang kini semakin sakit saat aku didekati oleh papa , tetesan air
mataku pun mulai berjatuhan lebih dalam dari sebelumnya. Dan papa terus
bertanya alasannya aku menangis namun saat aku ingin mengatakan , papa keluar
kamar karna mama memanggil meminta untuk diantar keacara itu . papa memintaku
namun aku menolak . karna aku tak akan mampu jika aku ada dihadapan mama. Akhirnya
papa mengantar mama ke acara itu dan kembali pulang untuk menjemputku namun
pada saat itu aku berfikir ini waktu yang tepat untuk melampiaskan kemarahanku
melalui suara tangisku dan desakannya . tiba tiba ayah masuk kamar .
“ loh , kok malah tambah nangis , kenapa …? Ayo cerita
sama papa,,?”
Kemudian aku pun mulai menjelaskan satu per satu tiap
kata demi kata meski tak begitu jelas karna aku terisak dalam tangisku.
“ tadi aku itu dikamar pah … lagi siap siap , tapi mama
dari luar benatk bentak aku dulu … “ jelasku disertai tangis isakku
“ gini lo sayang ,, maksud mama kamu itu … kamu ngga
usah ngomong gini gitu ke oma tentang mama kamu , kamu tau sendiri keadannya
mama gimana … ( mengelus rambutku)” “ yaudah ,, ayo lhang siap siap , kita
datang keacara itu .”
“ngga mau pah,,” jawabku
“ udah dong ,, jangan nagis lagi … udah cepet siap siap
terus berangkat”
Akhirnya aku
bersedia berangkat demi papa. Oma yang sedari tadi memanggilku namun tak
kujawab karna tangisku yang tak mampu tertahankan . dan kini oma tengah pergi
keacara itu bersama dengan tante.
Saat acara
selesai kami pun pulang kerumah . dan aku langsung terbaring dalam ranjang
tempat tidurku . ku teringat akan Rio . kemudian aku mengirim pesan untuknya .
“ seandainya aku didekatmu , aku yakin aku tak akan
merasa tersingkirkan”
“maksud kamu apa sayang , kok bilang begitu …?”
“ aku lagi kesepian sayang ,, tiada yang mampu mengerti
aku . aku butuh hiburan . kini semuanya terasa sunyi .”
“ sini sayang , aku pangku … ,, sayang jangan merasa
begitu aku selalu ada disetiap langkahmu sayang . aku ada dihatimu . ketika
kamu butuh teman, ingatlah aku agar sayang tidak merasa kesepian dan sedih lagi
. sayang,, boleh aku pinta sesuatu kepadamu ..?”
“ apa itu …?”
“ senyumnya mana…”
Dan aku pun
tersenyum kembali , saat Rio memintaku tersenyum . dan kami pun saling bercakap
cakap dalam chatting . hingga senja mulai manyapa ,, aku ingat akan satu hal .
“ sayang nanti kita nonton yuk ,, mumpung dilapangan ada
pasar malam” pintaku
“ kapan itu ..?”
“ malam ini sayang … bisa ngga sayang“
“ hmmm … nanti aku luangin waktunya buat sayang . oke
sayang”
Dan kini sudah
jam 7 malam , aku pun mengirim pesan kepada Rio . “ sayang …?” selama 1 jam tak
terbalas dan tiba tiba terlihat banyak chatt masuk secara bersamaan .
“ sayang aku sudah ditempat”
“ sayang , kamu dimana sekarang “
2 pesan dari
Rio masuk dan karna motor tidak dirumah , sepeda juga tengah kempes tanpa piker
panjang lebar aku langsung keluar rumah dan berlari menuju tempat . namun saat
hendak sampai di pertigaan dan jarak 100 meter tempat itu , ponsel bergetar .
kulihat dan ternyata dari Rio .
“ aku pulang sayang ,, sayang lama ..” katanya
Dengan rasa
kecewa aku sangat sangat bersedih hati , aku tidak memikirkan diriku hanya demi
dia Rio kesayanganku . namun aku tengah dibuatnya kecewa. Dan kini hati ini
mulai tergores lagi . luka yang tadi siang belum sembuh kini tertambah oleh
goresan dari Rio .
“ kenapa kamu tega sama aku ,, aku rela”in lari dari
rumah kesini tapi kamu malah pulang tanpa nungggu aku” marahku
“ kamu lama balesnya sayang , ini aku udah hampir sampai
rumah sayang” ujarnya lewat pesan
“ yasudah , aku pulang saja .” “ kamu ngga pernah
mengerti seperti apa aku demi kamu .”
“ apa aku harus balik lagi sayang?”
“ gk perlu “ cuekku
“ kok gitu sayang , ?”
Saat itu pula
aku tak ingin membalas pesan darinya karena aku terlanjur kecewa , namun hati
ini tak sanggup jika aku menyimpan rasa yang tidak baik untuk kesehatan hati
ini . akhirnya aku pulang dengan langkah pelanku menatap langit yang diterangi
oleh bulan dan terihat bintang yang saling berpisah dan tak saling melengkapi .
aku tak berani masuk ke rumah . akhirnya aku menyita waktuku didepan halaman
rumah tepatnya taman rumahku . ditemani dengan gaga kucing kesayanganku .
disetiap hati ini mengingat kejadian tadi , ingin rasanya berteriak sekeras
kerasnya . dan tak terbayangkan air mata mengartikan rasa yang tengah ku pendam
ini.
“ dulu aku pernah bilang , sayang lihatlah Bintang
dilangit dia menyatu , bukankah itu sangat indah . dan kamu pun menjawab , “iya
sayang itu memang indah , dan asal kamu tau keindahan bintang itu tak ada artinya
jika tidak ada kamu disampingku …” . Dan kini lihat sayang sekarang kamu telah
membuat bintang itu terbentang jauh dari bintang yang lain . bahkan cahayanya
pun mulai redup , kamu tau kan artinya ..? ah apa aku ini … kamu mungkin tidak
akan pernah memandang langit itu , bahkan kamu sendiri akan lupa akan kenangan
ini .” (mengusap air mataku)
Next Time ……
21 Agustus 2016 by : Ainur Rochmah Facebook : Ay Ainnur
School : Sma N 1 Balen E-mail : Tidak dilampirkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar