Rabu, 28 Maret 2018

Pengertian Sistem Informasi

Pengertian Sistem Informasi


Pengertian Sistem Informasi - Pada Kesempatan ini Pendidikanku akan Membahas mengenai pengertian Sistem Informasi (SI) merupakan suatu kombinasi dari teknologi informasi serta  aktivitas orang yang menggunakan teknologi tersebut untuk dapat mendukung operasi serta manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah dari sistem informasi yang sering digunakan itu merujuk kearah interaksi antara orang, proses algoritmik, data, serta teknologi. Dalam pengertian ini, istilah tersebut digunakan untuk merujuk tidak hanya kepada sipenggunaan organisasi teknologi informasi serta komunikasi (TIK), namun tetapi juga untuk cara dimana orang berinteraksi dengan teknologi tersebut dalam mendukung proses bisnis. 

Ada yang membuat suatu perbedaan yang jelas diantara sistem informasi, dan komputer sistem TIK, serta proses bisnis. Sistem informasi yang berbeda dari teknologi informasi(TI) didalam sistem informasi biasanya terlihat ialah seperti mempunyai komponen TIK. Hal itu terutama berhubungan dengan tujuan pemanfaatan teknologi informasi(TI). Sistem informasi tersebut juga berbeda dari proses bisnis. Sistem informasi itu membantu untuk dapat mengontrol kinerja proses bisnis.


Alter mengemukakan pendapatnya untuk sistem informasi ialah sebagai tipe khusus dari sistem kerja. Sistem kerja merupakan suatu sistem yangmana manusia dan/atau mesin itu melakukan pekerjaan dengan menggunakan sumber daya untuk da[at memproduksi suatu produk tertentu dan/atau jasa bagi pelanggan. Sistem informasi (SI) merupakan sebuah sistem kerja yang kegiatan/aktivitasnya ditujukan untuk dapat melakukan pengolahan (menangkap,menyimpan, mengambil, memanipulasi  transmisi,dan menampilkan) informasi.

Pengertian Sistem Informasi TerlengkapDengan demikian, sistem informasi antar-berhubungan dengan sistem data pada satu sisi dan sistem aktivitas pada sisi lain. Sistem informasi (SI) merupakan sebuah bentuk komunikasi sistem yang mana data yang mewakili serta diproses ialah sebagai bentuk dari memori sosial. Sistem informasi tersebut juga dapat dianggap ialah sebagai bahasa semi formal yang mendukung manusia didalam pengambilan keputusan serta tindakan.

Sistem informasi adalah fokus utama dari studi untuk disiplin sistem informasi serta organisasi informatika.

Sistem informasi (SI) merupakan gabungan yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi serta sumber data didalam mengumpulkan, mengubah, serta menyebarkan informasi didalam suatu organisasi.

Sistem informasi (SI) merupakan sebuah sistem didalam organisasi yang mempertemukan suatu kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung suatu operasi, memiliki sifat manajerial serta kegiatan/aktivitas strategi dari organisasi serta menyediakan dari pihak luar dengan adanya laporan yang dibutuhkan.

Sistem informasi  merupakan kumpulandari  sub-sub  sistem baik phisik ataupun non phisik yang  saling berkaitan satu sama  lain serta bekerja  sama dengan secara harmonis untuk mencapai satu tujuan yakni mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat.

Komponen Sistem Informasi

Komponen prosedur didalam Sistem Informasi berkaitan dengan prosedur manual serta prosedur berbasis komputer dan juga standar untuk dapat mengolah data menjadi informasi yang berguna. Suatu prosedur merupakan urutan langkah yang dilakukan untuk dapat menyelesaikan satu atau lebih kegiatan atau aktifitas pengolahan informasi. Pengolahan informasi tersebut dapat dikerjakan dengan pengguna, maupun kombinasi pengguna serta staf Teknik Informasi. Suatu bisnis itu terdiri atas bermacam-macam prosedur yang digabungkan dengan secara rasional untuk dapat membentuk sebuah sistem. ialah Sebagai contoh sistem yang umumnya terdapat dalam suatu organisasi merupakan sistem penggajian, personalia, akuntansi, serta gudang. Hal ini terdiri dari komputer, instruksi, fakta yang tersimpan, manusia serta prosedur.

Sistem Informasi dapat dikategorikan didalam 4 bagian , antara lain ialah sebagai berikut:
  • Sistem Informasi Manajemen
  • Sistem pendukung keputusan
  • Sistem Informasi Eksekutif
  • Sistem Pemrosesan Transaksi

Pengertian Sistem

Pengertian Sistem Informasi - sistem sangatlah dibutuhkan didalam suatu organisasi , perusahaan maupun instansi pemerintahan , disebabkan karena sistem tersebut sangatlah menunjang terhadap suatu kinerja organisasi ,perusahaan maupun instansi pemerintah, baik itu dalam skala kecil ataupun besar. 

Berikut ini merupakan pendapat yang mendefinisikan mengenai pengertian sistem,antara lain ialah sebagai berikut :

Jogiyanto,2005 menggemukakan pendapatnya mengenai pengertian sistem , Sistem merupakan suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berkaitan, berkumpul bersama-sama untuk dapat melakukan suatu kegiatan/aktivitas atau untuk dapat menyelesaikan sasaran yang tertentu”. 

Edhy Sutanta, 2009 menyatakan pendapatnya mengenai pengertian sistem,  Istilah sistem secara umum bisa didefinisikan ialah sebagai kumpulan hal /elemen yang saling bekerja sama ataupun yang dihubungkan dengan cara-cara tertentu sehingga akan dapat membentuk satu kesatuan untuk dapat melaksanakan suatu fungsi dalam mencapai suatu tujuan. Sistem tersebut memiliki karakteristik maupun sifat – sifat tertentu, yakni : 

  1. 1. Komponen Sistem,
  2. 2. Batasan Sistem,
  3. 3. Lingkungan Luar Sistem, 
  4. 4. Penghubung Sistem,
  5. 5. Masukan Sistem,
  6. 6. Keluaran Sistem,
  7. 7. Pengolahan Sistem 
  8. 8. Sasaran Sistem 


Pengertian Informasi

Pengertian Sistem Informasi - Informasi merupakan suatu data yang diolah menjadi bentuk yang lebih bermanfaat dan juga lebih berarti bagi yang menerima data tersebut .Sumber dari informasi merupakan data. Data adalah bentuk jamak dari bentuk tunggal datum /data item. Data merupakan kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian serta kesatuan nyata. Jogiyanto,2005

Edhy Sutanta, 2009 ,Kegunaan informasi ialah untuk dapat mengurangi ketidakpastian di dalam suatu proses pengambilan keputusan mengenai suatu keadaan. Suatu informasi itu dikatakan bernilai apabila manfaatnya itu lebih efektif dibandingkan dengan biaya untuk bisa mendapatkan informasi tersebut. Kualitas dari informasi itu sangat dipengaruhi /ditentukan oleh beberapa hal yakni : 
  • Relevan (Relevancy),
  • Akurat (Accurancy),
  • Tepat waktu (Time liness),
  • Ekonomis (Economy),
  • Efisien (Efficiency),
  • Ketersediaan (Availability),
  • Dapat dipercaya (Reliability),
  • Konsisten 

Pengertian , Unsur dan Syarat Penyusunan Paragraf

Pengertian Sistem Informasi

Pengertian Sistem Informasi - Sistem informasi yang dikemukakan menurut para ahli yakni oleh Robert A. Leitch serta K. Roscoe Davis merupakan suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan suatu kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung suatu operasi, yang bersifat manajerial serta kegiatan strategi dari suatu organisasi serta menyediakan pihak luar tertentu dengan adanya laporan  yang dibutuhkan.


Sistem informasi adalah suatu perkumpulan data yang terorganisasi dan juga tatacara penggunaanya yang mencangkup lebih jauh dibandingkan  sekedar penyajian. Istilah itu memaksudkan suatu tujuan yang ingin dicapai ialah dengan jalan memilih serta mengatur data dan juga menyusun tatacara bagi penggunaanya.

Keberhasilan sistem informasi itu  diukur dengan berdasarkan maksud dari pembuatanya itu tergantung pada 3 faktor utama, yakni  : 

  1. keserasian dan mutu data, 
  2. pengorganisasian data, 
  3. tatacara penggunaanya.

untuk dapat memenuhi permintaan penggunaan tertentu, maka struktur serta cara kerja sistem informasi berbeda-beda tergantung dari macam keperluan maupun macam permintaan yang harus dipenuhi. Suatu persamaan yang menonjol adalah sistem informasi itu menggabungkan berbagai bermacam-macam data yang dikumpulkan dari berbagai sumber. Untuk bisa  menggabungkan data yang berasal dari bermacam-macam sumber suatu sistem alih rupa (transformation) data sehingga akan jadi tergabungkan (compatible). Berapa pun ukurannya serta apapun ruang lingkupnya dari suatu sistem informasi perlu mempunyai ketergabungan (compatibility) data yang disimpannya ,Hanif Al Fatta, 2009

Menurut Sutabri 2005:42, sistem informasi (SI) merupakan suatu sistem didalam suatu organisasi yang membaurkan suatu kebutuhan pengolahan transaksi harian yang akan mendukung fungsi operasi organisasi yang sifatnya itu manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk bisa menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan adanya laporan yang dibutuhkan .

Berdasarkan pendapat-pendapat yang dikemukakan menurut para ahli di atas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi (SI) merupakan  sekumpulan prosedur organisasi yang dilaksanakan untuk dapat mencapai suatu tujuan yakni memberikan informasi bagi pengambil keputusan serta untuk mengendalikan organisasi, perusahaan , maupun instansi pemerintahan.


Informasi didalam lingkup sistem informasi mempunyai beberapa ciri  yakni :

  • a. Baru, informasi yang didapat sama sekali baru serta segar bagi si penerima.
  • b. Tambahan, informasi bisa memperbaharui/memberikan tambahan pada informasi yang sudah ada.
  • c. Korektif, informasi bisa menjadi suatu koreksi dari informasi yang salah sebelumnya.
  • d. Penegas, informasi bisa mempertegas informasi yang sudah ada.

Selasa, 27 Maret 2018

Pengertian Kata Baku Dan Tidak Baku Beserta Contohnya

Pengertian Kata Baku Dan Tidak Baku Beserta Contohnya


A. Pengertian kata baku 

            Kata baku merupakan sebuah kata yang digunakan dan sesuai dengan aturan atau kaidah bahasa Indonesia yang telah ditentukan sebelumnya. Selain itu, kata baku juga bisa diartikan sebagai kata yang tercatat di Kamus Besar Bahasa Indonesia, sebagai bukti bahwa kata tersebut sudah memenuhi aturan dan ejaan kaida bahasa Indonesia yang benar. Pada umumnya,kata baku digunakan untuk kalimat atau karangan formal, misalnya untuk karya ilmiah, lamaran pekerjaan, daftar riwayat hidup, surat dinas dan surat resmi lainnya, pembuatan laporan, nota dinas, dan pembuatan proposal.

B. Pengertian kata tidak baku 

       Jika ada kata baku, maka lawan dari kata baku yaitu kata tidak baku juga sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Kata tidak baku adalah kata yang sering dipakai namun belum memenuhi aturan dan kaidah bahasa yang sudah ditetapkan. Biasanya kata tidak baku digunakan untuk jenis karangan tidak formal dan percakapan sehari-hari.
Kata tidak baku dapat muncul akibat beberapa faktor, diantaranya sebagai berikut:
  1. Pengguna bahasa tidak baku belum memiliki pemahaman terkain bentuk penulisan dari kata yang dituliskan,
  2. Pengguna bahasa sengaja tidak memperbaiki kesalahan pemakaian kata tidak baku,
  3. Pengguna bahasa terkena pengaruh dari lingkungan sekita yang aktif menggunakan kata tidak baku,
  4. Kebiasaan pengguna untuk berbicara menggunakan bahasa tidak baku.

C. Contoh kalimat baku dan tidak baku dalam kehidupan sehari-hari

1. Contoh kata baku

        Adapun contoh dari kata baku seperti apotek, karena, biosfer, teknik, praktik, nasehat, dan lain-lain. Sementara itu, berikut adalah contoh penggunaan kata baku di dalam kalimat baku. “Pada hari Minggu, saya akan pergi ke luar kota untuk menghadiri kegiatan rapat bersama Dewan Sekolah.”

2. Contoh kata tidak baku

     Contoh dari kata tidak baku diantaranya apotik, nasihat, nopember, praktek, negri, dan lain-lain. Sementara itu, berikut adalah contoh bahasa tidak baku yang ditemukan di dalam sebuah kalimat. “Saya akan keluar kota besok, jadi hari ini saya akan makan lauk daging khas kota ini.”

Lihat Juga :

Pengertian , Unsur dan Syarat Penyusunan Paragraf

Pengertian , Unsur dan Syarat Penyusunan Paragraf

Pengertian , Unsur dan Syarat Penyusunan Paragraf

Pengertian Paragraf .

      Paragraf merupakan bagian dari suatu karangan yang penulisannya dimulai dengan garis baru . setiap paragraf berisi tentang satu kesatuan gagasan yang lebih tinggi atau lebih luas daripada kalimat . umumnya paragraf terdiri atas sejumlah kalimat yang saling berkaitan untuk mengungkapkan suatu gagasan .

Unsur - Unsur Paragraf .

    Dalam sebuah paragraf terdapat unsur - unsur tertentu yang berbeda fungsi . dibawah ini merupakan unsur - unsur paragraf :

      1. Gagasan Utama 
              gagasan yang menjadi dasar pengembangan sebuah paragraf disebut gagasan utama . gagasan utama dinyatakan dalam sebuah kalimat utama . letak kalimat utama tersebut bisa diawal , di akhir atau di awal dan di akhir paragraf . 

      2. Gagasan penjelas
             Gagasan yang berfungsi menjelaskan gagasan utama disebut gagasan penjelas . gagasan penjelas dinyatakan lebih dari beberapa kalimat dalam satu paragraf . kalimat yang mengandung gagasan penjelas disebut kalimat penjelas .

 Syarat Penyusunan Paragraf .

        Setiap paragraf harus disusun dengan baik agar pembaca tidak bingung dan kesulitan untuk memahami bacaan . Berikut ini syarat penyusunan paragraf :

      1. Kepaduan Makna (koheren)
              Suatu paragraf dapat dikatakan baik jika memiliki kepaduan antara unsur - unsurnya , baik antara gagasan utama dengan gagasan penjelas , ataupun antara kalimat - kalimatnya . semua gagasan penjelas tidak boleh menyimpang dari gagasan utama . kalimat - kalimatnya mempunyai hubungan timbal balik yang mengacu pada gagasan utama .

     2. Kepaduan Bentuk (kohesif)
              paragraf kohesif didukung dengan kata - kata yang padu . kepaduan kohesif ditandai dengan kata ini , itu , tersebut , berikut , tadi , saya , kami , kita , anda , sebagian , seluruhnya , akibatnya , namun demikian , dan lain - lain .

Lihat Juga :

Pengertian Kata Baku dan Tidak Baku Beserta Contohnya

Senin, 26 Maret 2018

PENGERTIAN DAN DEFINISI KOMPUTER


PENGERTIAN DAN DEFINISI KOMPUTER

Kata Komputer berasal dari kata bahasa Yunani "Computare" yang berarti memperhitungkan atau menggabungkan bersama-sama. Kata com berarti menggabungkan dalam pikiran atau secara mental, sedangkan putare berarti memikirkan perhitungan atau penggabungan. Dalam bahasa Inggris: "To Compute" yang artinya menghitung.

Menurut Barnhart Concise Dictionary of Etymology yaitu kata computer sebagai kata untuk “orang yang menghitung” yang digunakan dalam bahasa inggris pada tahun 1646. Kemudian pada tahun 1897 kata computer sebagai kata untuk”alat hitung mekanis”. Dan secara umum definisi komputer pernah dipakai untuk mendefinisikan dengan menggunakan atau tidak menggunakan alat bantu yang melakukan perhitungan aritmatika. Pada perang dunia ke ll, kata komputer sendiri dipakai oleh para pekerja wanita Inggris dan Amerika Serikat untuk menghitung jalan altileri perang menggunakan mesin hitung. Ada sebuah desain mesin hitung pertama kali yang disebut dengan mesin analitikal yang didesain oleh Charles Babbage. Dan ada juga slide rule yang merupakan alat mesin sederhana yang bisa dikatakan sebagai komputer.
Definisi komputer secara luas adalah sistem pengolah informasi atau yang mengolah informasi. Ada juga pengertian yang lainnya tentang komputer yang dipakai selama bertahun-tahun, dan ada juga beberapa kata yang mengandung arti komputer. Sehingga dalam pengertiannya terdapat pula seperti jenis kalkulator mekanik mulai dariabakus dan seterusnya, slide rule dan semua komputer elektronik yang kontemporer. Jadi Komputer juga dapat diartikan sebagai “suatu perangkat elektronik atau sekumpulan perangkat elektronik yang bekerja secara otomatis, terintegrasi dan terkoordinasi yang dapat melakukan tugas-tugas tertentu (misalnya menerima, menyimpan, mengolah dan menyajikan Data), dikendalikan serta dikontrol oleh instruksi atau program yang tersimpan di dalamnya (mesin)”.

Menurut pengertian di atas, Komputer terdiri dari sekumpulan perangkat serta instruksi atau program yang dalam kenyataannya satu sama lain tidak bisa dipisahkan, baik di antara perangkat (mesin) itu sendiri maupun antara mesin dengan instruksi atau program. Semuanya merupakan satuan yang saling bekerja sama dan saling tergantung satu sama lain. Karena itu komputer juga merupakan suatu sistem.

Definisi komputer di atas sudah mewakili beberapa alat khusus yang hanya dapat memperhitungkan satu atau memiliki beberapa fungsi. Dengan pemrograman yang benar, sehingga semua komputer dapat mengolah sifat apapun(biasanya dibatasi oleh kapasitas penyimpanan dan kecepatan yang berbeda merupakan hal yang membedakan antara komputer modern(sekarang) dengan komputer yang lebih awal. Dan dijamin mesin yang akan kita ciptakan dapat meniru alat perkomputeran pada masa depan, meskipun membutuhkan waktu yang cukup lama.

Dalam sebuah pengertian dan definisi komputer secara umum adalah alat yang istimewa yang lebih awal atau tes yang
berguna mengenali komputer. Pengertian secara umum merupakan salah satu dari persyaratan bahwa komponen suatu mesin harus sama dengan mesin Turing universal. Mesin yang sama dengan Turing universal ini merupakan mesin yang diproduksi pada tahun 1940 yang berada di tengah kesibukan perkembangan di seluruh dunia. Dan mesin ini dikenal sebagai mesin Turing terlengkap. Untuk lebih jelasnya, lihatlah artikel sejarah komputer.

Ada beberapa komputer yang masih menggunakan arsitektur Von Neumann pada tahun 1940 yang diusulkan oleh John von Neumann. Ada beberapa definisi komputer dengan 4 bagian utama yang diarsitekturi oleh Von Neumann, yaitu alat masukan dan hasil(secara kolektif dinamakan I/O), memori, unit kontrol dan Unit Aritmatika dan Logis(ALU). Dan pada tahun 1940 teknologi pada komputer digital sudah berganti hingga menjadi yang lebih canggih lagi.

Berikut Definisi Komputer Menurut pandangan dan pendapat Para Ahli:

Menurut: Donald H. Sanderes, 1985
    Sanderes berpendapat, komputer adalah sistem elektronik yang memiliki kemampuan memanipulasi data dengan cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan agar secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya, dan menghasilkan output di bawah pengawasan suatu langkah-langkah instruksi program (OS/Operating System) yang tersimpan di didalam penyimpannya (stored program).

Menurut: Robert H. Blissmer, 1985
    Blissmer berpendapat, komputer adalah suatu alat elektronik yang memiliki kemampuan melakukan beberapa tugas seperti menerima input, memroses input, menyimpan perintah-perintah dan menyediakan output dalam bentuk informasi.

Menurut: Larry Long dan Nancy Long
    Menurut Larry dan Nancy, komputer adalah alat hitung elektronik yang bisa menginterpresentasikan serta melaksanakan perintah program berupa input, output, perhitungan, dan operasi-operasi logik lainya.

Menurut: Elias M. Awad
    Awad mengungkapkan, komputer ialah sebuah alat hitung yang dapat memproses data agar dapat disajikan dalam bentuk data digital dan data analog.

Menurut: William M. Fuori
    Fauri berpendapat, komputer adalah suatu alat pemroses data yang dapat melakukan perhitungan besar secara cepat, termasuk perhitungan aritmetika dan operasi logika, tanpa campur tangan dari manusia.

Menurut: Williams, Sawyer
    Sedangkan menurut Williams dan Sawyer, komputer adalah mesin multiguna yang dapat diprogram, yang menerima data (fakta-fakta dan gambar-gambar kasar) dan memproses atau memanipulasinya ke dalam informasi yang dapat kita gunakan

Demikian pengertian dan definisi komputer baik secara etimologis maupun pengertian komputer menurut para ahli yang memiliki pemahaman yang tidak berbeda jauh. Masing-masing pendapat di ungkapkan dalam buku mereka dan di terbitkan pada tahun yang berbeda karena itu definisi dan pengertiannya pun sesuai dengan perkembangan jaman dimana para ahli tersebut berada. Semoga bermanfaat. terimakasih.


Lihat Juga :

Pengertian Kata Baku dan Tidak Baku Beserta Contohnya



Makalah Hardware Harddisk



Makalah Hardware Harddisk




Disusun Oleh :
1.     Ainur Rochmah (1721022012)
2.     Tri Munita Sari  (1721022138)

PROGRAM STUDI
MANAJEMEN INFORMATIKA (MI-2)

AKADEMI KOMUNITAS NEGERI BOJONEGORO
PDD POLITEKNIK NEGERI MALANG
2018/2019
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT berkat  rahmat, karunia serta  hidayah-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah tentang salah satu perangkat keras komputer yaitu Hard Disk.

kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak terkait dalam penyelesaian makalah ini. Semoga semua pihak yang telah memberikan kebaikan kepada kami mendapatkan balasan kebaikan yang berlipat ganda dari Allah SWT. Aamiin.

kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini, untuk itu kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi perbaikan makalah selanjutnya.

 Akhir kata, besar harapan kami semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi semua orang khususnya bagi setiap pembacanya.

















Bojonegoro , 27 Januari 2018

DAFTAR ISI

Kata Pengantar .....................................................................................................  
Daftar Isi ..............................................................................................................  
BAB I PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang ....................................................................................................
1.2  Rumusan Masalah ..........................................................................................
1.3  Maksud dan Tujuan ........................................................................................
1.4  Sistematika Pembahasan ................................................................................
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Harddisk .......................................................................................
2.2 Fungsi Harddisk .............................................................................................
2.3 Cara Kerja Harddisk ......................................................................................
2.4 Tipe-Tipe Harddisk ........................................................................................
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan .....................................................................................................
3.2 Saran ...............................................................................................................

















BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

Sebuah komputer akan berjalan dengan lancar apabila semua komponennya berjalan dengan baik, adapun komponen-kompenen komputer adalah Hardware (Perangkat Keras), Software (perangkat lunak), dan Brainware (pengguna komputer). Hardware (perangkat keras), yang merupakan peralatan fisik dari komputer yang dapat kita lihat dan rasakan. Hardware ini terdiri dari: Input/Output Device (I/O Device) terdiri dari perangkat masukan dan keluaran, seperti keyboard dan printer. Storage Device (perangkat penyimpanan) merupakan media untuk menyimpan data seperti disket, harddisk, CD/DVD, flash disk. Monitor/Screen Monitor merupakan sarana untuk menampilkan apa yang kita ketikkan pada papan keyboard setelah diolah oleh prosesor. Monitor disebut juga dengan Visual Display Unit (VDU). Cassing Unit adalah tempat dari semua peralatan komputer, baik itu mother board, card, peripheral lain dan Central Procesing Unit (CPU). Cesing Unit ini disebut juga dengan System Unit. Central Processing Unit (CPU) adalah salah satu bagian komputer yang paling penting, karena jenis prosesor menentukan pula jenis komputer. Baik tidaknya suatu komputer, jenis komputer, harga komputer, ditentukan terutama oleh jenis prosesornya. Semakin canggih komputer, maka kemampuannya akan semakin baik dan biasanya harganya akan semakin mahal. Salah satu perangkat keras yang sangat berperan penting dalam komputer adalah alat penyimpanan. Kemampuan kompurter menyimpan memori, dapat dipercaya, dan menghemat biaya. Di dalam komputer terdapat elemen penyimpanan atau memori yang disebut dengan harddisk. Harddisk merupakan salah satu piranti yang tidak dapat terpisahkan dalam sistem komputer saat ini. Mulai dari komputer personal hingga mesin sekelas mainframe dan superkomputer menggunakan piranti harddisk sebagai media penyimpanan data. Harddisk pertama kali ditemukan pada tahun ± 1950. Harddisk pada awal perkembangannya didominasi oleh perusahaan raksasa yang menjadi standard komputer yaitu IBM. Dan dari masa ke masa berkembang dengan pesat.








1.2  Rumusan Masalah 
Berdasarkan latar belakang diatas, maka dapat ditarik rumusan masalahnya adalah :
a.       Apa definisi Harddisk?
b.      Apa fungsi dari Harddisk?
c.       Bagaimana cara kerja Harddisk?
d.      Apa saja tipe-tipe Harddisk?

1.3  Maksud dan Tujuan

Maksud dan tujuan dari makalah ini yaitu untuk mengetahui pengertian, fungsi, cara kerja, dan tipe-tipe dari harddisk. Serta untuk  menambah wawasan tentang peranti komputer khususnya media penyimpanan dalam komputer.

1.4  Sistematika Pembahasan
Untuk sistematika pembahasan, kami deskripsikan berdasarkan bagian – bagian sebagai berikut :
BAB I Pendahuluan
Meliputi latar belakang, rumusan masalah, maksud dan tujuan serta sistematika pembahasan.
BAB II Pembahasan
Meliputi definisi, fugsi, cara kerja, serta tipe-tipe harddisk. 
BAB III Penutup
Meliputi kesimpulan dan saran.

















BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Harddisk
            Harddisk adalah suatu device (komponen) pada komputer yang merupakan piranti penyimpanan sekunder, dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan logam yang disebut platter yang berputar secara terintegrasi. Adapun bagian-bagian dari Harddisk yaitu:

a.    Platte.
Komponen utama pada Harddisk yang dipakai sebagai tempat penyimpanan data. platter akan dilengkapi dengan track dan juga sector, ini menyebabkan mengapa Harddisk kapsitasnya tidak sesuai dengan yang apa tertera pada spesifikasinya (pasti akan lebih sedikit), sebab track dan sector akan menyimpan ID pengenal untuk format Harddisk.

b.   Spindle.
Komponen harddisk berupa poros yang dipakai untuk menempatkan Platter serta memutar platter spindle motor. (kualitas dari suatu harddisk di tentukan dari Spindle ini, semakin besar kecepatan berputar yang dimiliki oleh spindle berarti kecepatan akses pada harddisk akan semakin cepat pula).

c.    Head.
Yaitu komponen Harddisk yang mempunyai fungsi sebagai piranti pembaca dan juga penulis pada Harddisk, yang dimana setiap platter akan dilengkapi dengan dua buah head harddisk yang berada di atas dan juga dibawahnya. Cepat/tidaknya proses pembacaan serta penulisan oleh head akan sangat tergantung pada kondisi sector pada platter.

d.   Logic Board.
Papan utama pada Harddisk yang dilengkapi piranti penyimpan BIOS Harddisk, sehingga akan siap untuk dikenali ketika pada saat di hubungkan dengan Motherboard.

e.    Actual Axis.
Sebuah gagang/media yang menyangga Head supaya dapat berada diatas atau dibawah platter.

f.     Ribbon Cable.
Sebuah kabel yang menghubungkan antara Head dan juga Logic Board, sebagai media penghantar informasi dari head ke logic board ataupun sebaliknya.

g.    Setting Jumper.
Yaitu media pada harddisk yang dipakai untuk menentukan kedudukan Harddisk pada BIOS motherboard komputer.

h.   Ribbon Cable.
Sebagai penghubung antara Head dengan Logic Board, yang dimana setiap dokumen/data yang di baca oleh Head akan di kirimkan ke Logic Board untuk selanjutnya di kirim ke Motherboard supaya Processor dapat memproses data tersebut sesuai dengan masukan atau  input yang di terima. Sekarang ini hardisk pada umumnya sudah menggunakan sistem SATA sehingga tidak memerlukan lagi kabel Pita (kabel IDE) Jika pada komputer kita dipasang 2 (dua) buah hardisk, maka dengan mensetting Jumper kita dapat menentukan mana harddisk Primer dan mana yang sekunder yang biasanya disebut dengan Master dan Slave. Master yaitu hardisk utama tempat sistem di install, sedangkan Slave ialah harddisk ke dua biasanya dibutuhkan untuk tempat penyimpanan dokumen atau data. Jika Jumper settingnya tidak di set, maka hardisk tersebut tidak dapat bekerja.

i.      Power Conector.
Berfungsi sebagai sumber arus yang langsung dari power supply. Power supply yang terdpat pada harddisk ada 2 (dua) bagian: Yang pertama tegangan 12 Volt, memiliki fungsi untuk menggerakkan mekanik seperti piringan dan juga Head. Lalu yang kedua tegangan 5 Volt, mempunyai fungsi untuk mesupply daya pada Logic Board supaya dapat bekerja mengirim maupun menerima data.

2.2 Fungsi Harddisk
            Fungsi dari Harddisk utamanya sebagai media penyimpanan pada komputer atau storage data secara permanen. Harddisk menyimpan berbagai macam informasi, salah satunya informasi mengenai perangkat keras (hardware) yang ada di dalam PC (personal computer) tersebut, lalu Sistem Operasi Komputer itu sendiri. Harddisk merupakan salah satu komponen yang menentukan kinerja dari suatu PC. Semakin cepat harddisk bekerja, semakin cepat juga transfer yang akan dihasilkan.






 2.3 Cara Kerja Harddisk
Adapun cara kerja harddisk adalah sebagai berikut:
a.       Ketika saat berhenti head berada diatas piringan harddisk.
b.      Ketika saat diaktifkan piringan harddisk berputar di spindel. Perputaran yang standar yaitu 5200rpm- 10000rpm, sedangkan yang khusus ialah 7200-1500rpm.
c.       Pada saat berputar sangat cepat head mengembang pada piringan harddisk sedangkan head bergerak ke kiri dan ke kanan.
d.      Pada saat mengembang itu baru head akan melakukan pembacaan dan juga menulis.
e.       Motor spindel arah putarannya berlawanan dengan arah jarum jam.
f.       Sebab perputaran sangat cepat sekali akan mengakibatkan gaya permukaan sehingga head mengambang pada bagian pletter.
g.      Lalu pada saat komputer/harddisk dimatikan membuat head mendarat atau berhenti pada tempat tertentu, yang disebut landing zone.
2.4 Tipe-tipe Harddisk
Jenis harddisk ini semakin hari semakin bermacam macam , baik berdasarkan jenis antarmuka, kecepatan transfer datam serta penyimpanan data. Harddisk inipun mempunyai 4 jenis berdasarkan tipenya, antara lain :
a.    ATA (IDE,EIDE) atau juga dalam artian Integrated device electronics.
            Harddisk ini menggunakan Port IDE dan harddisk ini mempunyai kecepatan mentransmit data sebesar 133 MB per detik.
b.    Serial ATA (SATA) atau juga dalam artian Serial Advanced Technology Attachment.
            Harddisk ini menggunakan Port SATA dan harddisk ini mempunyai kecepatan mentransmit data sebesar 150 MB per detik.
c.     SCSI atau juga dalam artian Small Computer System Interface.
Harddisk jenis ini menambahkan kartu controller data SCSI uang berguna untuk mengontrol pengolahan data.
d.   Harddisk dengan tipe USB atau dalam artian External Harddisk.











BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
            Dari materi di atas, maka dapat ditarik kesimpulannya yaitu harddisk merupakan komponen paling utama dalam komputer yang berfungsi untuk media penyimpanan pada komputer atau storage data secara permanen dan menyimpan berbagai macam informasi (data). Semakin cepat harddisk bekerja, semakin cepat juga transfer yang akan dihasilkan.
3.2 Saran
            Dengan demikian, maka kami menyarankan agar pembaca lebih mendalami wawasan tentang komputer secara keseluruhan agar dapat mengembangkan dan menggunakannya dengan baik dan benar.























DAFTAR PUSTAKA

Suhartini Setia Ningsih.2012.Pengertian Fungsi dan Cara Kinerja dari Harddiskhttps://tinifeehily.wordpress.com/2012/09/26/pengertian-fungsi-dan-cara-kinerja-dari-harddisk.html
Dimas Nandi Suwandaya.2013.Macam Macam Jenis Harddisk dan Penjelasannyahttp://dimasnandisuwandaya.blogspot.com/2013/05/macam-macam-jenis-harddisk-dan.html



Pengertian Sistem Informasi

Pengertian Sistem Informasi Pengertian Sistem Informasi   - Pada Kesempatan ini Pendidikanku akan Membahas mengenai pengertian Siste...